Home

Segala Aspek Memahami Manajemen Proyek Maupun Akuntansi

Adakah yang belum mengetahui seperti apa itu Manajemen Proyek ? … Sekilas saja, Manajemen Proyek ini memiliki makna sebagai salah satu aspek mendasar yang amat strategis untuk seluruh pebisnis maupun perusahaan di dalam mengurus banyak kegiatan besar di luaran sana. Bagaimana tidak ? … tanpa adanya tahapaan manajemen proyek yang dirasa tepat, sudah pasti setiap kebutuhan akan sangat sulit untuk bisa direncanakan dengan sebaik mungkin serta terstruktur dengan rapi. Sebab itulah, penting sekali bagi suatu perusahaan atau pebisnis memiliki seperti apa strategi dari manajemen proyek itu sendiri dan bisa menerapkannya secara optimal. Lalu, manakah contoh manajemen proyek yang baik ini ? … nah untuk penjelasan lebih lengkapnya lagi, maka simak saja pembahasan yang akan kami berikan berikut ini.

Manajemen Proyek

Kami ambil pengertian secara umum, dimana Manajemen Proyek ini menjadi sebuah metode atau sistem langsung atas pengelolaan maupun pengorganisasian dari berbagai macam aktivitas atas sebuah bisnis dalam jangka waktu tertentu. Nah di dalam pelaksanannya, manajemen proyek sendiri akan senantiasa melalui beberapa tahapan seperti halnya Initation – Planning – Execution sampai dengan Closure. Prosesnya sendiri hanya bisa dilakukan pada saat suatu perusahaan atau bisnis memang ingin melaksanakan sebuah proyek maupun kegiatan. Adapun berbagai fungsi atas manajemen proyek yang mana telah membuat strategi dari pekerjaan menjadi jauh lebih cerdas lagi, sehingga mampu meningkatkan sebuah keefisiensian pelaksanannya.

fungsi atas manajemen proyek ini agar kiranya bisa membantu seluruh pekerja untuk mulai memanfaatkan sumber daya seminim mungkin, namun masih tetap memberikan banyak hasil kinerja secara maksimal termasuk : Kualitas – Waktu sampai dengan Keselamatannya. Hal ini tentu saja memerlukan berbagai macam pengetahuan, keahlian, sampai dengan keterampilan yang memang mumpuni sekali. Penanggung jawab operasional atas proyek ini juga sudah dikenal dengan sebutan sebagai Manajer Proyek. Nah nantinya sosok tersebut yang wajib memiliki pengetahuan bisnis, komunikasi, sampai dengan negosiasi baik kedepannya.

Manajemen Proyek : Tahapan – Tahapannya

Seperti apa yang telah kami jelaskan sebelumnya diatas tadi, bahwasannya manajemen proyek juga sudah masuk ke dalam suatu mode yang mana ada di dalam pelaksanaannya harus bisa melewati sejumlah tahapan pasti. Nah secara umum, tahapan dari manajemen proyek itu sebagai berikut :

#1. Tahapan Initiation = ini merupakan awal permulaan, dimana setiap manajemen proyek harus bisa melakukan inisiasi pelaksanaan proyek. Nah untuk bagian ini sendiri perusahaan semestinya mendiskusikan sejumlah aspek yang terdiri langsung atas tujuan, resiko, ruang lingkup, anggaran, timeline, sampai dengan pemilihan project manager juga harus didiskusikan. Darisinilah, tim tersebut harus bisa mempertimbangkan apakah proyek tersebut sudah sangat layak sekali dilaksanakan maupun tidak.

#2. Tahapan Planning = selanjutnya perusahaan juga harus membuat sebuah perencanaan agar bisa memastikan bahwasannya proyek tersebut bisa untuk terlaksanakan sesuai akan tujuannya masing-masing. Hal ini memang telah masuk ke dalam salah satu bagian terpenting di dalam tahapan manajemen proyek tersebut. Pasalnya atas seluruh rincian pelaksanaan ini akan mulai dispesifikasikan berdasarkan dari kebutuhan kliennya. Nah dari sinilah hal tersebut kemudian langsung meliputi adanya anggara – waktu – sumber daya yang diperluka, kualitas – keselamatan kerja – kesehatan – lingkungan – sampai dengan resiko-resikonya juga harus diperhatikan dengan seksama. Bahkan untuk seluruh administrasinya dan berbagai hal yang bersifat teknis telah dirancang dengan sedemikian rupa agar kiranya bisa dilaksanakan dengan sesegera mungkin.

#3. Tahapan Execution = ini menjadi salah satu bagian paling krusial sekali di dalam manajemen proyek. Ketika rancangan proyek tersebut sudah disusun serta disetujui oleh manajernya termasuk dengan stakeholder terkait, maka perusahaan atau pebisnis sudah mulai bisa di dalam mengeksekui banyaknya proyek sesuai akan kesepakatan tersebut. Mulai dari perekrutan tim pengembang, menentukan sebuah leade, menghubungi vendor, sampai dnegan melakukan perjanjian atas kontrak bersama dengan supplier, maupun pihak-pihak lainnya harus bisa dijalankan dengan sebaik mungkin. Nah untuk tahapan ini sendiri, project manager sudah memiliki peran penting di dalam memastikan seluruh kegiatan operasional yang mana bisa terealisasikan berdasarkan dari panduan anggara maupun jadwal yang mana sebelumnya sudah ditentukan dengan pasti.

#4. Tahapan Monitori dan Control = dengan melakukan monitoring dan juga kontrol terhadap pengerjaan proyeknya, hal ini telah masuk ke dalam peran penting yang mana tidak boleh dilewatkan. Project Manager sendiri sudah sangat wajib di dalam memantau setiap kegiatan operasional secara bertahap agar kiranya implementasinya tetap sesuai dari rencananya dan terhindar atas kesalahannya. Selain daripada itu, dengan adanya pengawasan sudah pasti project manager bisa meminimalisirkan atau bahkan mencegah langsung terjadinya sebuah resiko yang mana memiliki dampak langsung pada hasil akhir atas kesukesan dari proyeknya.

#5. Tahapan Closure = Ini adalah tahapan terakhir yakni closure atau penyelesaian, dimana dalam manajemen proyek juga membutuhkannya. Tujuannya sendiri agar sekiranya bisa terealisasikan dengan baik dan benar, maka penggunaan atas sumber daya pun sudah mulai dihentikan dan project manager yang nantinya akan langsung menyelesaikan sebuah perjanjian kontrak dengan banyak pihak luar yang telah terlibat sebelumnya. Tak hanya itu saja, pada tahapan ini para tim di dalam perusahaannya juga harus bisa mengarsipkan berbagai macam dokumen penting dan harus menyusun seperti apa laporan tersebut yang kemudian langsung diserahkan kepada Stakeholdernya.

Tujuan Adanya Manajemen proyek

Setelah mengetahui adanya pengertian dan juga tahapan dari manajemen proyek, maka saat ini waktunya bagi Anda untuk mengetahui beberapa tujuan langsung dari kehadiran manajemen proyek bagi perusahaan Anda. Nah tujuannya sendiri untuk :

>> Mengoptimalkan sebuah potensi tim. Sudah jelas, manfaat utamanya adalah untuk bisa memaksimalkan adanya kualitas dan juga potensi sumber daya manusia di dalam proses pelaksanannya. Nantinya seluruh individu juga sudah didorong agar kira mampu menjalankan banyak tugasnya secara optimal sampai dengan proyek ini bisa untuk direalisasikan sampai sebaik mungkin. Sebab sumber daya manusia sangat amat berkualitas sekali, sehingga sudah memiliki pengaruh tinggi terhadap sebuah ahsil akhir dari kesuksesan perusahaannya. sebab itulah, Project Management juga harus dilakukan agar sekiranya bisa melaksanakan perannya dengan pemakaian potensi terbaiknya.

>> Mengatasi berbagai resiko. Selain itu, tujuannya adalah untuk bisa membantu berbagai macam pengelolaan resiko yang mungkin saja terjadi. Nah di dalam pelaksanannya sendiri, sebuah project managemer sudah pasti melewati adanya proses trial dan juga eror. Namun dengan melalui penerapan atas project managementnya, resiko juga bisa dengan mudah untuk ditangani.

>> Menyusun sebuah perencanaan yang tepat. Sebuah rancangan memang akan mampu merincikan adanya seluruh operasional atas tahapan pertama sampai dengan penyelesaian yang memang bisa mengoptimalkan kualitas sampai dengan kapabilitas dari sumber daya tersebut. Sehingga, para klien tidak harus khawatir sebab seluruh rencana sudah pasti telah dibuat akan kebutuhan sampai dengan keinginan keduanya tercapai.

>> Menjaga atas kualitas dan integrasinya. Tujuannya sendiri agar kiranya bisa menjaga kualitas dan juga integrasi di dalam pengimplementasiannya. Dalam artian hal tersebut bisa langsung mendorong project agar kiranya tetap berkesinambungan mencapai sebuah goals. Entah dari perhitungan sistem, operasional, maupun kinerja tim juga sudah diperhitungkan. Sehingga efisiensi sumber daya juga semakin meningkat.

>> Mengatur adanya jumlah anggaran. Dengan Anda mengatur anggaran sehingga alokasi dana ini bisa dilakukan secara transparan dan seminimal mungkin. Dengan begitu, manajemen proyek pun bisa mulai terealisasikan amat baik walaupun penggunaan biayanya ini amatlah minim.

>> Menuntaskan sebuah proyek dengan tepat waktu. Tak hanya mengatur anggaran dengan baik, namun project management atas manajemen proyek ini juga bisa menjanjikan sebuah ketepatan waktu di dalam merealisasikan suatu pekerjaan. Hal tersebut tidak terlepas atas seluruh proses pelaksanaan yang mana dilakukannya secara terstruktur.

Itulah yang bisa kami beritahukan mengenai manajemen proyek untuk Anda sekalian. Nah contoh untuk manajemen Proyek ini terdiri dari : Proyek manajemen perangkat lunak, manajemen sistem informasi, dan juga manajemen database yang bisa Anda pilih nantinya.

Author:Bonnie Hart