Home Teknologi Industri • Penggunaan VR Untuk Edukasi Bagi Dunia Industri

Penggunaan VR Untuk Edukasi Bagi Dunia Industri

 - 

Seperti yang telah diketahui bahwa teknologi dalam edukasi terus mengalami perkembangan di masa ini teknologi edukasi banyak yang menggunakan format virtual reality sebagai inovasi terbaru yang sudah tidak asing lagi penggunaannya di berbagai belahan dunia. Banyak sekolah di kawasan Asia maupun Kanada hingga bahkan ke kepulauan Karibia yang sudah menggunakan sistem VR untuk kebutuhan edukasinya. Sebagai media dalam membantu proses belajar siswa, berikut beberapa contoh penerapan teknologi VR yang sudah umum digunakan untuk keperluan edukasi. Penggunaan VR untuk keperluan edukasi di sangat umum diterapkan di aneka negara.

Salah satu negara adidaya yang telah aktif menggunakan teknologi VR untuk keperluan edukasi seperti negara Amerika Serikat. Perusahaan Victory enterprises yang di kembangkan oleh CEO Steve Jobs juga telah mempopulerkan penggunaan headset Victory VR dalam membantu proses belajar mengajar yang berlangsung disana agar menjadi lebih efektif. Steve Jobs bahkan menyatakan bahwa VR dapat dengan mudah melibatkan para siswa secara langsung dalam proses belajar sehingga para siswa juga akan dapat dengan mudah mempelajari materi yang disampaikan. Steve Jobs percaya bahwa VR menjadi alternatif terbaik untuk mendukung proses belajar.

Pengalaman yang dialami para siswa saat belajar dengan menggunakan VR akan membantu anak untuk dapat lebih mudah mengingat materi yang disampaikan lewat tayangan yang mereka lihat. Hal ini lebih unggul dibanding dengan menggunakan teknik menghafal seperti yang dilakukan para pelajar pada masa lalu. Dengan menggunakan headset VR untuk mempelajari aneka bentuk hewan seperti contohnya ular, kura-kura maupun aneka hewan lainnya dapat terlihat lebih nyata karena disaksikan oleh mata secara langsung dari berbagai sudut nya. Sehingga sosok virtual dari aneka hewan tersebut terlihat dalam bentuk tiga dimensi seperti benar-benar selain ke dalam bidang edukasi teknologi virtual reality juga perlahan-lahan mulai diperkenalkan keaneka bidang. Hal ini ikembangkan mengikuti perkembangan kerabat semulanya yaitu Augmented Reality.

Penggunaan VR Untuk Pendidikan

Bagi aneka macam tempat lingkup institusi pendidikan di seluruh dunia, VR akan lebih siap untuk dapat dipergunakan sebagai perangkat pendukung. Contohnya seperti dalam aksi pembedahan di sekolah kedokteran atau simulasi menyetir bagi keperluan belajar kendaraan sejak Januari tahun 2016 yang lalu. Search engine Google juga mengumumkan akan program Expedition pioneers. yaitu sebuah sistem virtual yang dirancang khusus bagi guru untuk membantu proses mengajar dengan menggunakan program ini. Para siswa dapat dengan mudah mempelajari serangkaian konten video dengan gambar yang diformat dalam bentuk 360°.

Untuk menikmati VR tersebut juga pihak perusahaan raksasa Google telah menyediakan aplikasi yang dapat dikenakan untuk pengguna OS Android di tablet yang dipercaya dapat membantu proses belajar para siswanya. Serta hal ini tentu juga membantu para tenaga pengajar dalam membimbing anak didiknya. Dalam upaya pemaksimalan aktivitas, edukasi VR juga dilengkapi dengan fitur koneksi wi-fi speaker sebagai pengeras suara serta kacamata Google Cardboard untuk menyaksikan konten 360° dari tayangan materi yang sedang dipelajari. Program Expedition Pioneer menjadi salah satu program yang dilakukan bagi banyak macam sekolah di seluruh dunia.

Aneka tim khusus akan dikirim untuk membagikan aneka macam perlengkapan, seperti contohnya tablet cardboard speaker rooter serta tas untuk menyimpan semua perlengkapan ini agar tidak terjadi tercecer. Belum diketahui informasi lebih detailnya apakah Indonesia akan dituju juga oleh tim dari Google dalam mempelajari teknologi VR. Namun semoga negara kita juga dikunjungi oleh tim spesial dari Google tersebut ya untuk mengembangkan penggunaan teknologi demi meningkatkan kemampuan masyarakatnya.

Perusahaan yang Menggunakan Teknologi VR

Tidak hanya Google saja perusahaan yang melakukan perkembangan dalam mendukung edukasi ini. Banyak perusahaan telekomunikasi yang berjalan di Indonesia juga turut memperkenalkan penggunaan VR di aneka sekolah. Diketahui melalui salah satu program CSR, aneka perusahaan telah membagikan pengetahuan akan teknologi ini ke sekolah-sekolah untuk memberi kesempatan bagi para siswanya dalam belajar menggunakan teknologi kamera VR. Negara Jepang menjadi salah satu negara yang sudah sangat terbiasa akan penggunaan teknologi VR. Sebagian negara di kawasan Asia yang sudah berteknologi maju seperti salah satunya Jepang bahkan sudah membuka sekolah khusus yang menggunakan teknik belajar ala virtual reality.

Sekolah yang lokasinya terletak di Ochanomizu Tokyo ini telah dibuka sejak 1 April 2017 yang lalu. Aneka kurikulum yang diajar semuanya tersedia dengan menggunakan teknologi VR. Seperti contohnya kelas Creator yang akan menggunakan program Unity sebagai landasan dari tutorialnya untuk mengembangkan VR. Serta ada juga kelas Engineer yang akan mengajarkan prinsip teknis dari aneka teknologi penggunaan VR. Tidak hanya aneka pelajaran praktek saja para siswa juga dapat memilih dengan khusus pelajaran tertentu, seperti kelas perencanaan bisnis yang mengajarkan akan teknik pengajaran pembuatan hingga manajemen pelayanan dengan menggunakan teknologi VR. Informasi lebih lanjutnya dapat ditelusuri pada website resmi dari VR Academy.

Manfaat Dari Penggunaan VR

Melalui teknologi VR ini baik sekolah maupun bidang edukasi yang lain diharapkan minat belajar para siswa dapat meningkat, serta juga meningkatkan pengalaman belajar dengan menggunakan alat bantu. Aneka perangkat teknologi juga mendukung akan perkembangan hal ini seperti contohnya perusahaan Samsung Elektronik Jerman yang juga mengadakan survei dalam mengetahui perkembangan penggunaan teknologi digital di aneka kelas di negara Jerman. Hasil survei yang dikumpulkan juga menunjukkan akan minat yang tinggi dalam penggunaan firar sebagai media pembelajaran penggunaan teknologi VR di Indonesia.

Di negara Indonesia itu sendiri penggunaan teknologi VR untuk keperluan edukasi masih tergolong cukup kecil. Namun belakangan ini popularitas dari penggunaan VR menjadi lebih tinggi seiring dengan perkembangan yang digencarkan oleh aneka perusahaan startup yang menyasar penggunaan VR. Setidaknya hingga bulan April tahun 2018 sudah ada 13 perusahaan teknologi yang menjadi pengembang dari teknologi VR telah bergabung dalam asosiasi Indonesian VR Association atau infra. Ditambah lagi dengan faktor rata-rata manusia yang setelah dilakukan penelitian hanya mampu mengingat sekitar 20% informasi yang ia dengar dan mampu mengingat 30% hal-hal yang mereka lihat. Melengkapi hal itu sekitar 90% orang mampu mengingat akan informasi berdasarkan hal-hal yang mereka alami, seperti contohnya praktek langsung.

Namun tidak banyak orang dapat mengalami kesempatan untuk praktek langsung akan banyak hal tersebut. Seperti contohnya banyak anak yang belum pernah melihat secara langsung hewan komodo. Maka dengan penggunaan VR ini pihak-pihak tersebut dapat melihat secara langsung seperti bentuk nyata dari hewan komodo secara realistis dengan menggunakan teknologi VR edukasi. Sehingga proses metode pembelajaran ini akan berlangsung dengan lebih interaktif. Teknologi VR yang berbasis 3D interaktif juga tidak hanya membantu banyak orang untuk dapat menjelajahi dunia lain, tapi juga dapat melihat aneka macam wawasan baru tanpa perlu mendapatkan aneka resiko seperti yang dapat terjadi pada kondisi nyatanya. Bagaimana pendapat anda seputar penggunaan VR bagi keperluan edukasi ini? Pernahkah anda menggunakan teknologi VR ini sebelumnya?

Author:Bonnie Hart